Tugas Blog - Umum (Syah Zaki Muhammad Derose 192050511) Kelas N
REAKSI RASA
Masa lalu, yaa.. orang selalu berpikir bahwasannya
masa lalu adalah hal yang harus dilupakan, dan kebanyakan orang susah lupa akan
masa lalu. Tapi perlu diingat, masa lalu tak pernah diciptakan untuk dilupakan,
masa lalu, diciptakan, untuk di ingat dengan persepsi yang tidak menyakitkan.
Jadi, inilah ceritaku.
Hai, namaku
Roy, aku adalah mahasiswa di Universitas swasta cukup ternama di Bandung, aku
adalah mahasiswa komunikasi, yaa jurusan yang banyak orang bilang jurusan yang
tak ribet, namun mereka saja yang belum tau ribetnya mata kuliah penelitian
penelitian yang membuat otak panas. Oh iya kampus ini banyak cerita bagiku,
terutama seorang gadis bernama Luna,
ya.. gadis berambut sebahu dengan kulit putih dan juga hidung yang tak terlalu
mancung, hmm mungkin tingginya sebahu ku, ia adalah mahasiswi jurusan Hubungan
Internasional. Yaa banyak orang tau bahwasannya jurusan HI di kampusku adalah
jurusannya cewe cewe cantik dan manis, yaa ku akui itu. Aku dan dia adalah
teman… (walaupun dulu sempat saling sayang), yaa dia adalah mantanku, mantan
ternyebelinku.
Tapi.., aku suka.
Waktu itu
adalah hari pertamaku menginjakkan kakiku di kampus tercintaku ini. Waktu itu
ialah pembagian kelompok ospek fakultas yang dimana banyak sekali Maba-Maba yang berkumpul untuk dibagi
kelompok setelahnya oleh panitia ospek, jujur saat itu aku sama sekali tidak ada
yang ku kenal di kampusku, aku benar benar sendiri dan …sendiri. Waktunya mulai
pembagian kelompok, para LO-LO tiap
kelompok mulai memanggil satu-satu mahasiswa baru yang masuk kelompoknya, aku
kebagian kelompok 8. Dan… dia, cewe itu masuk kelompok 9 yang otomatis ada
disebelahku, saat itulah pertama kali aku melihatnya.
Acara ospek
hari itu pun selesai, dan akan dilanjut esok hari, akupun pulang ke rumahku,
tetapi bayang bayang wanita itu susah tuk ku lupa, akupun bingung, kenapa
mukanya ada di dalam otakku? Entahlah, akupun tak tau. Esok hari pun acara
ospek berjalan dengan lancar dan sangat meriah dengan bintang tamu penyanyi
solo yang cukup terkenal. Saat akan berakhirnya acara, akupun bertemu lagi
dengannya, dan yaa akupun tak membuang kesempatan itu, aku berkenalan
dengannya, saat itulah ku tau namanya Luna. Sesaat setelah acara selesai ku
lihat ia sedang menunggu jemputan, sendiri, dan akupun menghampirinya. Aku pun
menanyakan sedang apa ia berdiri di depan gedung, ia bilang sedang menunggu
orang tua nya, akupun menemaninya menunggu jemputan karna pada saat itu akupun
sedang menunggu temanku menjemputku karna memang pada saat ospek dilarang
membawa kendaraan pribadi. Aku tak banyak bicara dengannya, bukan karena aku
cuek , akan tetapi karena aku gugup, jarang sekali aku seperti ini, aneh
memang. Orang tua nya pun datang, ia dijemput oleh ayahnya, ia pun berpamitan,
tak lama setelah itu temanku pun datang dan akupun pulang ke rumah.
Hari demi hari berganti.
Inilah hari
pertamaku di kampus sebagai mahasiswa, aku memasuki kelas pertamaku dan
pembelajaran pun berjalan lancar, dan ya.. aku dan dia kini sudah semakin dekat
karena pendekatanku yang memang bisa dibilang jago sih.., setelah selesai dengan kelas kelas yang ku masuki, aku
menjemputnya didepan kelas dan kami pun pergi meninggalakan kampus kami untuk
sekedar menikmati kota Bandung yang indah ini. Seusai menikmati seisi kota, aku
pun mengantarkannya pulang, dan pada saat itu akupun mengungkapkan perasaanku. Aku
mencintainya, cukup mencintainya. Dan…. Ia pun menerima cintaku, kita
berpacaran.
Hubungan kami
berjalan lancar sekitar 5 bulan pertama, dengan cinta yang membara, dan bulan
ke 6 adalah hal paling menyakitkan di hidupku. Kami bertengkar hebat karena
kesalahpahaman diriku yang menganggap ia selingkuh padahal tidak. Kita pun
selesai, tak lama setelah itu munculah satu situasi yang memang menggemparkan
dunia yaitu pandemi. Semua mahasiswa pun belajar di rumah. Dan hampir setahun
kita melakukan pembelajaran jarak jauh.
Komentar
Posting Komentar